DPMPTSP Banten Fasilitasi Penyediaan Infrastruktur Ketenagalistrikan untuk Perkuat Iklim Investasi
Sumber Gambar : DPMPTSP 2026SERANG – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus berupaya menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memfasilitasi penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan bagi pelaku usaha yang tengah maupun akan mengembangkan investasinya di Provinsi Banten.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Fasilitasi Penyediaan Infrastruktur Ketenagalistrikan untuk Mendukung Rencana Investasi di Provinsi Banten yang diselenggarakan pada Kamis (6/8/2026) di Ruang Business Meeting DPMPTSP Provinsi Banten. Agenda rapat ini merupakan bagian dari upaya koordinasi dalam mendukung kebutuhan infrastruktur strategis bagi dunia usaha.
Kegiatan tersebut mempertemukan DPMPTSP Provinsi Banten dengan perusahaan yang memiliki rencana investasi di wilayah Banten untuk membahas kesiapan pasokan listrik, keandalan sistem ketenagalistrikan, serta dukungan jaringan transmisi dan distribusi tenaga listrik. Pembahasan dilakukan sebagai langkah awal dalam mengidentifikasi kebutuhan teknis yang diperlukan agar rencana investasi dapat berjalan sesuai target.
Kepala DPMPTSP Provinsi Banten, Ir. Hj. Virgojanti, M.Si., menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan kemudahan berusaha melalui pelayanan yang responsif dan koordinasi lintas sektor.
"Keberhasilan investasi tidak hanya ditentukan oleh kemudahan perizinan, tetapi juga oleh kesiapan infrastruktur pendukung. Karena itu, sinergi antara pemerintah, penyedia utilitas, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan kepastian investasi," ujarnya.
Rapat ini dihadiri oleh perwakilan sejumlah perusahaan yang memiliki rencana investasi di Provinsi Banten, di antaranya PT Bondara Global International, PT Agrinas Jaladri Nusantara, PT Hexavis, dan PT Multimas Nabati Asahan, pejabat teknis dari DPMPTSP Provinsi Banten dan perwakilan PLN UID Banten.
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis terkait kebutuhan daya listrik, keandalan jaringan, hingga kesiapan pelayanan ketenagalistrikan menjadi fokus pembahasan. Melalui forum ini, diharapkan setiap kendala yang berpotensi menghambat realisasi investasi dapat diidentifikasi lebih dini sehingga solusi dapat dirumuskan secara bersama.
Melalui fasilitasi ini, Virgojanti berharap tercipta koordinasi yang semakin efektif antara pemerintah dan pelaku usaha dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur strategis. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Provinsi Banten untuk menghadirkan pelayanan investasi yang cepat, adaptif, dan memberikan kepastian bagi investor.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Banten bersama PT PLN (Persero) telah menandatangani Kesepakatan Bersama tentang Kerja Sama Penyediaan Tenaga Listrik untuk Pengembangan Perekonomian Provinsi Banten sebagai upaya memperkuat ekosistem investasi sekaligus menjawab kebutuhan pembangunan ekonomi daerah yang terus berkembang.
Kesepakatan tersebut ditandatangani di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, pada Rabu (5/8/2026). Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Provinsi Banten menegaskan pentingnya keselarasan antara perencanaan pembangunan daerah, pengembangan kawasan ekonomi, kebutuhan investasi, serta perencanaan sistem ketenagalistrikan agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat penyediaan energi listrik berkelanjutan sekaligus menjawab kebutuhan pembangunan ekonomi Provinsi Banten yang terus meningkat.
"Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat penyediaan energi listrik berkelanjutan dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan ekonomi Provinsi Banten yang terus berkembang," kata Andra Soni saat penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Banten dan PT PLN (Persero) tentang Kerja Sama Penyediaan Tenaga Listrik untuk Pengembangan Perekonomian Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang.
Menurut Andra Soni, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi dalam memetakan kebutuhan energi, mengidentifikasi wilayah-wilayah pertumbuhan ekonomi, serta menyiapkan infrastruktur ketenagalistrikan secara lebih terencana, terukur, dan tepat sasaran.
"Ini dapat membuka ruang bagi pengembangan inovasi energi, pemanfaatan energi terbarukan, serta penerapan teknologi kelistrikan yang semakin modern dan efisien," ujarnya.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, rapat fasilitasi yang diselenggarakan DPMPTSP Provinsi Banten bersama PT PLN (Persero) menjadi tindak lanjut konkret untuk memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan dalam mendukung realisasi investasi strategis di Provinsi Banten. Upaya memperkuat ekosistem investasi melalui koordinasi lintas sektor ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah, mendorong percepatan realisasi investasi, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Provinsi Banten.