Pembangunan Kawasan Permukiman di Kemanisan Diharapkan Tingkatkan Kualitas Hidup Warga

Sumber Gambar : DPMPTSP 2026

SERANG – Pemerintah Provinsi Banten meresmikan pembangunan peningkatan kualitas kawasan permukiman, perumahan, prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU), serta Posyandu di Kampung Lingkungan Jaga Baya, Desa Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (23/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten, Virgojanti, turut mendampingi Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, pada rangkaian peresmian pembangunan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

"Alhamdulillah, pagi tadi saya hadir di Kp. Lingkungan Jaga Baya, Desa Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, dalam Peresmian Pembangunan Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman, Perumahan, PSU dan Posyandu Provinsi Banten," kata Wakil Gubernur Banten dalam keterangannya.

Ia mengatakan peningkatan kualitas kawasan permukiman mencakup sejumlah aspek yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari lingkungan, akses jalan, rumah layak huni, fasilitas Posyandu hingga dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

"Bagi saya, pembangunan bukan sekadar tentang bangunan yang berdiri, tetapi tentang manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, pembangunan yang dilakukan antara lain mencakup peningkatan kualitas lingkungan dan akses jalan, pembangunan serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penguatan fasilitas Posyandu, layanan cek kesehatan gratis, hingga penyediaan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk terus berkembang.

Ia menambahkan peningkatan kualitas permukiman tidak hanya membuat lingkungan menjadi lebih layak dan sehat, tetapi juga dapat mendukung mobilitas masyarakat serta membuka ruang bagi berkembangnya aktivitas ekonomi lokal.

"Semoga pembangunan yang hadir hari ini menjadi awal dari semakin banyaknya rumah yang layak, lingkungan yang sehat, UMKM yang berkembang, dan masyarakat Banten yang semakin sejahtera," katanya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Provinsi Banten, Virgojanti, turut menekankan pentingnya sinergi antarpemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan daerah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pembangunan kawasan yang berkualitas membutuhkan sinergi lintas sektor. DPMPTSP terus mendukung terciptanya iklim pelayanan dan investasi yang dapat berjalan seiring dengan pembangunan daerah serta memberikan manfaat bagi masyarakat.”

Kegiatan pembangunan peningkatan kualitas kawasan permukiman tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman yang sehat dan aman. Program peningkatan kualitas permukiman juga mencakup dukungan terhadap prasarana, sarana dan utilitas umum di kawasan permukiman. Dokumen kinerja Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten mencatat bahwa peningkatan kualitas kawasan dilakukan antara lain melalui pembangunan atau peningkatan jalan lingkungan, drainase, fasilitas sanitasi, serta sarana pendukung lainnya.

Pembangunan kawasan permukiman pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan penyediaan infrastruktur, tetapi juga dengan upaya menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Kehadiran fasilitas Posyandu, perbaikan akses lingkungan, peningkatan kualitas rumah serta ruang bagi kegiatan ekonomi masyarakat menjadi bagian dari pembangunan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari warga.

Pemerintah Provinsi Banten berharap pembangunan tersebut dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan kawasan permukiman yang lebih layak, sehat, aman dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Share this Post